Kesalahan Fatal Ketika Menggadaikan Mobil

01.28.2021
Kesalahan Fatal Ketika Menggadaikan Mobil

Terdesak keuangan bukan berarti membuat Anda kalap dengan mengambil keputusan tanpa perhitungan. Karena jika Anda malah melakukannya, Anda akan sangat menyesalinya.

Solusi terdesak keuangan yang paling umum ialah mencari pinjaman. Ketika Anda memiliki aset sebuah mobil, itu cukup meyakinkan. Karena perusahaan keuangan siap untuk membantu dalam memberikan talangan dana.

Walaupun begitu, Anda perlu meneliti beberapa hal. Tujuannya supaya tidak melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan kerugian. Di antaranya adalah sebagai berikut ini.

Terburu-Buru Dalam Memberikan BPKB

Memahami proses pengajuan dalam sistem gadai mobil itu sangat penting. Meskipun memakan waktu, tetapi Anda akan memperoleh manfaat yang luar biasa.

Anda tidak akan mengalami kerugian yang besar. Contohnya seperti meminimalkan risiko penipuan.

Salah satu contohnya ialah memberikan surat kendaraan sewaktu survei berlangsung. Situasi seperti sebenarnya sangat riskan. Dengan kata lain, rawan terjadi penipuan yang bisa melenyapkan kendaraan tanpa hasil.

Perlu diingat bahwa perusahaan keuangan memerlukan survei sebelum memberikan penawaran pinjaman. Saat survei dilakukan, perusahaan tidak memiliki hak untuk mengambil surat tersebut.

Baru ketika Anda mendapatkan persetujuan, Anda akan diminta untuk menyerahkan surat kendaraan. Karena ini merupakan regulasi yang digunakan untuk peminjaman dalam sistem gadai.

Apabila Anda menyerahkan surat terlebih dahulu, dikhawatirkan surat tersebut malah disalahgunakan. Ujung-ujungnya, surat bisa dilimpahkan ke tempat yang tidak semestinya. Atau, surat ini digunakan oleh orang lain sehingga Anda tidak bisa mengajukan permohonan pinjaman.

Meminjam Uang Secara Berlebihan

Gadai ditempuh untuk memperoleh uang cash secepatnya. Nilainya bisa sangat besar. Bergantung pada jenis kendaraan yang dijaminkan.

Walaupun begitu, situasi ini bukan berarti bahwa Anda bebas untuk mengambil pinjaman. Anda harusnya jeli dalam mengatur keuangan. Setidaknya, pinjaman ini tidak memberatkan.

Contoh kesalahan Sebagian besar peminjam ialah meminjam uang dalam batas maksimum. Padahal, kebutuhannya tidak sampai titik tersebut.

Buahnya, angsuran akan membengkak. Lantas, keuangan keluarga yang dipertaruhkan. Dengan begitu, risikonya ialah tidak mampu bayar sehingga aset yang dijaminkan harus rela dilelang oleh perusahaan.

Kondisi seperti ini sudah banyak dilakukan oleh peminjam. Dan ini merupakan bentuk keteledoran yang seharusnya tidak perlu. Oleh karenanya, cara terbaik ialah memastikan seberapa besar pinjaman yang dibutuhkan.

Selain itu, perhatikan kemampuan bayar Anda. Setidaknya, Anda tidak merasa terbebani ketika mengangsur pinjaman per bulannya.

Kurang Teliti Dengan Promosi

Banyak hal yang harus dicermati ketika mengajukan permohonan gadai. Terlebih jika Anda mendapatkan promo dari perusahaan.

Salah satu contohnya ialah promo dengan bunga 0%. Promo ini tentu sangat menarik. Karena, Anda tidak perlu membuang uang untuk pembayaran bunga.

Lalu, apa salahnya? Anda harusnya lebih jeli dengan berbagai kebijakannya. Anda perlu melihat tentang sejumlah biaya yang disematkan di dalamnya.

Pada kenyataannya, bunga 0% ini hanya sebagai pemancing. Dan pemulihnya ialah biaya-biaya lain yang ditingkatkan. Di antaranya ialah biaya administrasi, asuransi, fidusia dan lain sebagainya.

Sebagai calon peminjam, Anda harus memperhatikannya. Usahakan jika menemukan promo ini, Anda juga memahami tentang biaya lainnya.

Apabila biaya lainnya memang masuk akal, Anda bisa melanjutkannya. Karena, promo ini memang tepat. Yakni tidak mencekik dengan biaya tambahan yang lebih besar.

Akhirnya, kecermatan dan kesabaran menjadi modal utama untuk memperoleh pinjaman yang tepat. Ketika Anda mengajukannya, Anda tidak akan mengalami kerugian. Malah, Anda memperoleh banyak manfaat dari gadai mobil tersebut.

© Max. All rights reserved.
Powered by Chester Independent

Social